7 persiapan yang wajib kamu lakukan agar pendakian mu Sampai di puncak

 

Mendaki bukan hal yang mudah, selalu butuh persiapan. Pendaki profesionalpun pasti butuh persiapan sebelum ia mendaki.

Tentu kamu sudah banyak mendengar banyak kecelakaan saat mendaki gunung, entah itu hanya luka kecil, luka berat sampai pada kehilangan nyawa seseorang. Untuk seorang yang amatir dalam mendaki perhatikan persiapan dibawah ini untuk menghindari hal yang tak diinginkan saat mendaki gunung:

  1. Persipan fisik

Sebelum memulai pendakian gunung, persipan fisik merupakan aspek penting yang wajib kamu lakukan. Lakukan persiapan fisik rutin selama 2 minggu sebelum keberangkatan untuk pendakian. Lakukan latihan fisik secara disiplin setiap hari dengan berlari atau berjalan cepat selama setidaknya 45 menit- 1 jam.

  1. Persiapan logistik

Rencanakan logistik yang akan kamu bawa. Perhitungkan berapa lama kamu akan melakukan pendakian. Perhitungkan juga berat beban yang sanggup kamu bawa. Untuk pendakian solo tentu kamu harus membawa seluruh logistik sendirian, kalau grup tentu beban akan dibagi dalam grup. Kalau kamu punya uang lebih dan menginginkan pendakian yang ga mau capek n ribet, lebih baik sewa tour guide n potter.

  1. Persiapan P3K

Persiapan P3K selalu penting dalam setiap perjalanan, bukan hanya untuk pendaki gunung. Kuasai diri kamu sendiri, yang tahu kebutuhan tubuhmu adalah diri kamu sendiri. Dengan meliahta riwayat penyakit yang kmu punya, perkirakan obat yang harus kamu bawa. Jangan lupa membawa obat-obat yang umum dipakai, jangan berharap sakit digunung karena pasti akan merusak suasana pendakianmu.

  1. Persiapan konsumsi

Banyak pendaki yang mengalami masalah kekurangan konsumsi saat pendakian. Sebenanrnya hal ini tidak boleh terjadi karena banyak sumber makanan di alam, tetapi karena faktor ketidaktahuan dan persiapan yang kurang matang akhirnya berakhir dengan buruk. Persiapan konsumsi juga berkaitan dengan berapa lama kalian akan melakukan perjalanan. Konsumsi disini terkait juga dengan ketersediaan air minum. Ingat, dehidrasi di pendakian bisa berakibat fatal dan berakhir dengan kehilangan nyawa. Pastikan kalian memiliki rencana untuk konsumsi dan ketersediaan air minum.

  1. Persipan transportasi

Untuk beberapa gunung yang sudah di komersilkan sebagai tempat wisata memang tak perlu bingung mengurus transportasi. Biasanya banyak kendaraan umum dan sewa yang angat mudah untuk ditemukan dan siap untuk mengantar sampai pos perijinan. Tetapi untuk gunung yang belum dikomersilkan sebagi tempat wisata kalian juga harus memikirkan transportasi, bukan hanya saat berangkat tapi juga ketika usdah turun gunung. Dengan jalur transportasi yang sudah terencana, ketika terjadi hal yang tak diinginkan, misalnya kecelakaan atau jatuh sakit, penanganannya akan lebih cepat.

  1. Persiapan dokumentasi dan komunikasi

Dokumentasi merupakan hal yang penting buat kamu. Sebagai pengingat akan masa lalu. Umumnya baterai kamera, handphone maupun alat dokumentasi lainnya kan cepat habis di suhu udara dingin. Pastika baterai kamera dan HP terisi secara penuh ketika berangkat. Bawalah baterai cadangan apabila baterai kalian habis saat perjalanan. Sangat penting buat kamu tetap menjaga baterai HP terisi selama pendakian, jangan sampai kamu tidak punya alat komunikasi apapun, jika terjadi sesuatu kamu masih bisa mengubungi seseorang.

  1. Persiapkan mental

Mungkin kamu sudah mempersiapkan berbagai persiapan lainnya secara matang, tapi tanpa persiapan yang satu ini, persiapan yang telah kamu lakukan hanyalah sia sia. Banyak pendaki tersesat atau kecelakaan yang akhirnya berakhir dengan tragis karena mental mereka sudah rusak. Panik, menyerah pada keadaaan dan akhirnya pasrah. Banyak pendaki yang secara fisik sehat dan kuat tetapi tak mampu mencapai puncak karena mental yang sudah kalah. Yang semula mengidam idamkan puncak harus puas hanya di setengan perjalanan. persiapkan mental kamu sebelum mendaki dan pastikan kamu menggapai puncaknya.

Advertisements