Pengalaman seminar Briguna 2018

Semangat pagi.

In my phone this is 9.12 a.m. Tanggal 22 september 2018. Sekarang aku lagi join seminar briguna di favemex hotel surabaya bersama dua temenku si puni dan si raisa (nama samaran). Aku tau acara ini dari instagram dan aku coba coba daftar via google form.  Sehari kemudian aq dapet email bahwa sudah terdaftar sebagai peserta seminar.  Beberapa hari sebelum seminar aku juga dapat notifikasi wasap untuk konfirmasi kehadiran.  Konfirmasi ini nggak cuma dari satu nomer aja,  ada dua nomer wasap di HP ku dan juga email yg bolak balik.

Dalam undangan tercantum kita harus registrasi ulang jam 7.30 wib dan acara di mulai pukul 08.00-13.00 wib.  Aku usahain agar gak dateng telat dan ontime.  Tapi sampai di tempat pukul 7.30 wib panitia belum siap untuk melakukan daftar ulang dan kita diminta untuk menunggu di area lobbi dulu.  Sambil menunggu panitia siap,  aku ke lobi sambil mengenang kenangan kita di tempat ini.  Ini tempat yang sama ketika kita training kerja setahun yang lalu.  Dengan kursi,  meja dan tanaman plastik yang masih sama. Ketika sedang menikmati pinggiran kota surabaya dari lt 7 hotel,  temen aku di wawancara oleh seseorang.  Karena si aku dan si puni nggak mau di wawancara,  kita berusaha untuk menghindar dan pura pura ke tempat lain dan berhubung pendaftaran ulang di mulai,  kita mulai daftar ulang.  Lah ternyata para interviewer itu dimana mana.  Ketika mau daftar ulang si puni ikut ditanyain dan aku berusaha buat menghindar.  Dan ketika si puni sudah berhasil menghindar,  giliran aku yg diincar.  Sebagai warga masyarakat indonesia, seperti biasanya aku nggak bisa nolak dan akhirnya aku iya in aja.  Aq sempet tanya mbk nya dari perusahaan apa, dia sampek jelasin klo dia ada surat tugas dan bla bla bla,  trus njanjiin aku dapet hadiah.  Nanti aq unboxing tu hadiah ya. Akhirnya aku harus menjawab beberapa pertanyaan. Setelah selesai wawancara dan dapet tu hadiah,  aq search google what is nielsen. Aku nggak akan jelasin itu perusahaan apa,  silahkan itu di search sendiri secara detail baik dan buruknya.

Jam di hp ku sudah menunjukkkan pukul 08.00 dan acara belum di mulai. Nunggu sampai jam 8 lebih,  dan belum di mulai.  Trus ada salah satu panitia yang nawarin foto di photobooth mereka untuk di post di instagram dan yg beruntung bisa dapet goodie bag. Aq sama si puni sama sekali nggak tertarik. 

IMG20180922084648

Area photobooth


Sampek jam 08.20 wib,  belum di mulai juga,  ada satu panitia lagi yang nawarin foto di photobooth dan njelasin ada coffee break.  Nah dari situ aku langsung semangat cari minum.  Karena bosan aku bereksperimen dengan mencampurkan 5 sachet creamer ke dalam stengah gelas teh tawar,  hmmm…  rasanya seperti susu tawar,  akhirnya dengan saran si puni,  aku menambahkan seperempat sendok teh gula dan wallaaa…  rasanya seperti teh tarik.  Hahahaha

Udah lama,  boring,  acara telat,  very dissapointed,  panas,  gerah pokoknya bad mood abis, akhirnya kita coba ke ruang atas mungkin disana adem,  ternyata enggak.  Kita turun lagi, dan akhirnya aku tanya ke panitia,  start pukul berapa,  dia bilang 15 menit lagi saat aku tanya itu pukul 08.40 wib.  Aku iya in dan mempertegas dia klo acara bakal di mulai 15 menit lagi.  Akhirnya kita cuma muter muter di ruangan itu.  Trus nanya wifi sama satpam…  Yhuuuiii…  Wifi gratis.  Setiap ada panitia yang nawarin photo aq jutek in karena udah sebel,  gerah,  panas.  Sampek aku akhirnya wasap CP di hp ku saking sebelnya. Tanya dan jawabnya juga gak kalah jutek.

Akhirnya pintu ruangan seminar dibuka pukul 8.55 WIB. Aku tau dan pernah juga jadi panitia seminar di kampus dulu, banyak hal yang perlu dipersiapkan, apalagi harus menunggu sesoang yang agak penting untuuk di tunggu dan datengnya telat. Aku pikir Indonesia harus segera merubah mind setnya, kalaupun si orang yang agak penting tersebut mo dateng telat ya silahkan, tapi acara must goes on. Harus ada yang take action dan memulai acaranya. Be ontime lah. Dan klo acara mulai jam 9 ya bilang aja acara mulai jam sembilan. Jangan bilang jam 8. Stop of doing that,waiting is so boring.

Sorry, I’m in rant. Setelah kita masuk, duduk di kursi yang telah disediain. Nggak lama kemudian MC memandu pembukaan acara. 2 pembicara selesai dengan memberikan materi mereka. Sebenarnya aku suka dengan dua pembicara ini. Mereka enterpreneur di bidangnya masing masing, pembicara yang pertama keliatan banget klo suka baca buku. Aku tau dia mengutip beberapa kata motivasi dari beberapa tokoh dunia. Pembicara kedua terlihat bahwa dia orang yang cerdas dan penuh pengalaman. Dengan mengikuti seminar mereka ada semangat kecil yang tumbuh di hati. Setelah dua pembicara ini selesai menyampaikan materi, sesi tanya jawab dan kesimpulan, akhirnya tibalah sesi yang menjadi tujuan utama acara ini yaitu, apa itu briguna pendidikan. Simple nya briguna pendidikan itu kredit biaya pendidikan, jadi klo kalian pengen sekolah lanjutan kalian bisa kredit disini. Selama masa kuliah kalian Cuma bayar bunga perbulan, klo sudah lulus kalian bayar cicilan + bunga per bulan. Tawaran yang menarik di hati. Omegod. Coz aku kan pengen juga kuliah S2 kayak yang lain gitu. Keinginan ku harus aku tekan. Aku harus mengerucut ke satu keinginan aja, biar fokus.

Kesimpulannya aku suka acara ini Cuma sedikit kecewa karena molor sampe jam 09.00 WIB padalah di undangan tertera daftar ulang jam 7.30, acara mulai jam 08.00 -13.00 WIB. I do not like waiting.

Advertisements

Liburan and budget Bromo dari Surabaya

 

IMG-20180831-WA0013

Bromo Crater (Doc.Pribadi)

Tanggal 30 agustus kemarin kita liburan ke Bromo. Gunung paling rame dan paling banyak dikunjungi wisatawan di pulau jawa. Gunung isi jadi salah satu icon pariwisata Indonesia. Banyak orang luar negeri yang rela jauh jauh ke Indonesia Cuma buat bisa liat gunung ini. Yang aku tau gunung ini bukan real gunung yang sebenarnya, ini merupakan kawah purba dari sebuah gunung. Jadi sejatinya kita mengunjungi sebuah kawah. Itu kenapa Bromo lebih tepatnya disebut sebagai kawah Bromo bukan gunung bromo. Berikut itinerary perjalanan kita.

IMG-20180831-WA0034

Kita berangkat dari kota Surabaya tercinta dengan 6 personil, 4 cewek dan 2 cowok dengan kendaraan sepeda motor. Start dari kos kosan kita sekitar pukul 22.30 WIB. Kita berangkat dengan 4 sepeda motor akhirnya satu dari sepeda motor harus dititipin. Kita titipin sepeda motor di RSUD Sidoarjo karena parkiran RSUD pasti 24 jam. Karena kita para wanita rempong suka berhenti bolak balik, start dari sidoarjo udah jam 12 an malem. Kita ke bromo via probolinggo. Banyak kejadian yang tak terduga selama perjalanan. Satu sepeda motor terpisah dari rombongan yang cuma 3 sepeda motor. Kita nggak tau mereka lewat jalan yang bener apa enggak, cuma kita janjian di Tongas probolinggo, apalagi yang terpisah adalah 2 orang cewek. Mereka di telf nggak bisa bisa, sepanjang perjalanan aq telf mereka terus tanpa henti, wasap, sms berharap mereka bakal bisa di contact.

Setelah kita memasuki probolinggo mereka baru bisa di contact, melegakan akhirnya mereka nggak knapa knapa dan mereka nunggu di rest area Tongas Probolinggo. Ternyata mereka sampe duluan ketimbang kita. Karena kesel aq omelin aja tu ank ank, kita yang dijalan kan lagi mengkhawatirkan mereka klo ada apa apa. Kita istirahat sebentar, lalu melanjutkan kerjalanan ke arah bromo, mengikuti petunjuk arah yang ada. Perjalanan diwarnai dengan melewati perkampungan yang sepi, jalan yang berliku, sepertinya Cuma kita yang lewat jalan itu. Perjalan lumayan memakan waktu yang lama, beruntungnya kita bisa menghalau rasa kantuk karena sering begadang, hehehe

Di pom bensin terakhir kita isi bensin dan istirahat sebentar. Baru sadar klo diantara kita nggak ada yang bawa uang cash banyak. Di dompetku Cuma ada satu lembar 50 rb rupiah. Akhirnya kita cari ATM terdekat dan mungkin ATM terakhir sebelum kita naik ke penanjakan bromo. Seperti jalan di pegunungan, banyak jalanan menanjak, aku yang berbadan gedhe ini sesekali harus turun dari sepeda motor karena sepeda motor menolak untuk mengangkutku. Lumayan olahraga di dini hari. Mendekati desa desa di kaki gunung, semakin banyak kendaraan yang lewat didominasi oleh jeep yang membawa wisatawan. Mereka umumnya berangkat pukul 3 pagi atau sebelumnya agar bisa liat sun rise di penanjakan. Sampai di pintu loket masuk kawasan wisata kita harus bayar biaya masuk seebesar Rp 25.000 di tambah 2.500 untuk biaya asuransi, dan biaya kendaraan bermotor sebesar 5.000 rupiah.

Setelah kita bayar tiket masuk, kita berhenti lagi untuk cari minuman hangat. Kita bisa liat para jeep berbaris melawati kawah pasir dengan nyala lampu kendaraan mereka. Hari itu hari jumat begitu ramenya, klo hari weekend nggak bayangin pasti kendaraan itu mengular. Akhirnya kita lanjutkan perjalanan mengarungi lautan pasir menggunakan sepeda motor. Mengendarai sepeda motor melewati pasir tidak semudah yang kita bayangin, susah bener, beberapakali temen ku terjatuh. Iri banget liat orang desa yang bisa bawa motor secepat itu apalagi liat jeep yang melaju dengan enaknya. Akhirnya dua orang cowok yang berperan untuk antar jemput kita melawati lautan pasir. Dari sini kita baru berasa betapa beratnya melewati lautan pasir, dan kita kapok untuk ke bromo pake sepeda motor. Mending sewa jeep aja, hahahaha.

Karena kita kesusahan melewati lautan pasir akhirnya kita menghabiskan banyak waktu di sana, matahari udah terbit dengan terangnyadan gagal lah rencana kita buat liat sun rise dari penanjakan. Melewati lautan pasir belum akhirnya, kita harus melawati jalan tanjakan lagi yang gak kalah jauh dan terjalnya. Beberapa kali aku harus turun dari sepeda motor untuk jalan kaki. Mendekati view point semakin banyak jeep yang parkir disepanjang jalan, kanan dan kiri jalan penuh dengan jeep. Dan banyak bule bule bertebaran serasa di bali. Karena jam sudah menunjukkan pukul 7 pagi banyak jeep yang hendak pulang, akhirnya kita harus berbagi jalan dengan jeep dan membuat kemacetan di gunung. Ya Allah, gunung aja macet.

Karena sepeda motor kita nggak bisa bergerak sama sekali, akhirnya manusia manusia yang di bonceng ini memilih turun dari sepeda motor dan berjalan kaki, jalannya lumayan jauh dan harus berbagi jalan dengan kendaraan dan orang ornag yang mau turun. Setelah ngos ngosan akhirnya aku sampai juga di tikungan jalan dimana di situ banyak orang bule yang liat bromo dan beberapa wisatawan yang foto foto. Aq mengenali spot itu karena banyak foto bromo di ambil dari spot tersebut, aku kirain klo itu adalah view pointnnya, tapi ternayat bukan. View poinnya masih harus jalan lagi ke atas. Samapi di spot itu aku langsung copot jaket karena gerah, walaupun udaranya dingin. Tentu dengan ngambil beberapa foto di tempat itu.

IMG-20180831-WA0010

Gambar 2. Bromo Crater (Doc.Pribadi)

View point ni udah dibangun dengan baik dan layak, ada banyak toko souvenir dan makanan juga. Setelah melewati beberapa anak tangga, kita sampai di view point bromo. Dari atas terliahat semua kawasan bromo. Mobil mobil jeep di lautan pasir terlihat kecil seperti semut merah. Akhirnya perjalanan terbayarkan dengan ini. Karena sudah siang dan banyak orang yang sudah turun, view point tidak terlalu crowded. Kita banyak foto foto di situ. Saat kita memandang lautan pasir terbayang bagaimana caranya kita pulang, kita merasa udah nggak sanggup untuk melewati lautan pasir yang sebegitu luas.

IMG-20180831-WA0030

Di view point sudah disediakan toilet yang layak, toilet khas indonesia yang aku mikir para bule pasti bingung gimana cara gunainnya… wkwkwkwk. Tapi kenapa airnya tidak menyala, mungkin airnya nyala di waktu tertentu atau di dini hari aja, ketika banyak wisatawan. Disana juga udah disediain tempat sampah, so jangan buang sampah sembarangan. Selain itu pada pagi hari ada orang orang yang bersihin view point dari sampah, well I give them a thump for this, berasa berguna bayar uang masuk tempat wisata. Kita stay di view point lama banget sampek gak ada orang yeng tersisa kecuali kita, sepi banget, nggak ada apa apa. Kita ngantuk dan sebentar lagi kita harus balik ke Surabaya karena tuntutan pekerjaan. Akhirnya kita tiduran di shelter di deket toilet, dasar wanita wanita mbambung, padahal para cowok aja lebih milih di warung cari makanan dan tempat istirahat. Setelah beristirahat sebentar, akhirnya kita ikutan turun ke warung, Cuma satu yang masih buka, akhirnya kita comot gorengan uang udah dingin dan tinggal beberapa itu, nggak lupa kita juga beli air minum.

Waktunya pulang ke surabaya. Kita ambil rute yang berbeda dari rute keberangkatan. Tapi rute ini lebih jauh. Di tengah pejalanan, ban sepeda motor salah satu anak gembos dan harus cari tambalan ban. Dan ketika nungguin dia aku liat banyak orang pada buang sampah di sungai ……. whaaatttttttt ….. dengan enaknya dan tanpa dosa. Sampah apapun, sampah rumah tangga sampai sampah bekas bangunan…………..speechless…………trus ada pengerukan tanah, katanya mo di bangun hotel atau villa miliknya salah satu badan pemerintah (berdasarkan wawancara dengan sopir kendaraan berat dsana). Omeegoooddd … belum lagi lereng lereng hutan yang di jadiin pertanian……… nggak takut longsor bukkk … yang wait until few years ……..selebihnya ini Cuma perjalana biasa ke surabaya melawati jalan aspal yang tak pernah putus, hanya sekali kita mampir di warung bakso karena seharian kita belum makan. Sampai jumpa di lain cerita…

My actual cost, ini duit yang aku keluarin selam perjalanan PP

Bensin                                   = 40.000

Tiket masuk                           = 30.000

Gorengan 2 @2.000            = 4.000

Air mineral                             = 5.000

Minuman hangat                 = 5.000

Bakso                                     = 10.000

Toilet                                      = 2.000

Total                                        = 96.000

 

Budget diatas real berdasarkan pengalaman aku ya, klo beda itu wajar sih. FIY perjuangan malam ini buat publis ini lembar halaman. Entah knapa aku  nggak bisa log in wordpress bolak balik, apa mereka sudah tak mengenaliku oh wordpress ku,,,atau karena sinyal wifi yang lemot ini, ya maklum aja secepat cepatnya wifi di Indonesia termasuk yang paling lemot sedunia. Thats why Indonesia adalah the better place buat menghindar dari gadget apalagi wifi.

Pertama kali nonton film di CGV BG Junction 

 

Yuk mari sharing sedikit pengalaman nonton di CGV cinema BG Junction Surabaya.  Hidup di surabaya yang notabene kota terbesar ke dua di republik ini benar benar bikin aku betah.  Dulu waktu di kampung,  aku tak tau yang namanya bioskop,  cuma tau namanya karena ada iklan di TV.  Dulu liat film barat karena tayangan ulang di TV,  itu pun film nya sudah bertahun tahun yang lalu.  Aku pun tak mengenal DVD, nggak punya di rumah,  jadi satu satunya hiburan adalah TV.  Selepas SMA menempuh pendidikan di kota ini, trus betah banget sampek kerja dsini juga.  Aku kerja di perusahaan swasta asal negeri sakura.

Nah diakhir bulan kita udah gajian, udah capek capek bikin laporan bulanan,  saatnya refresing. Tanggal  1 agustus 2018 kmaren sepulang kerja aku sama si funi (nama samaran)  janjian buat nonton film. Yang lagi nge hits si film nya Tom Cruise,  mission impossible,  tp coz aq dah nonton,  kita cari film lain.  Pertama kita browsing film yang di puter di XX1, trus liat lah Hotel Transilvania 3. Yah ternyata cuma di puter di beberapa bioskop, PTC,  Pakuwon,  sutos,  galaxi n CW.  Males banget ksana trus jaoh lagi.  FIY di antara bioskop itu yg paling murah PTC,  coba aja ksana,  meskipun beda e cuma 5000-10.000rupiah kan lumayan.  Akhirnya si funi browsing browsing film apa yg di puter di CGV,  akhirnya ketemulah si hotel transilvania ini di CGV.  Browsing ternyata CGV nya BG junction muter ini film. Ga pake lama langsung to the lokasi.  Kita bawa sepeda motor, si funi yg jadi driver coz aku gak bisa.

Nyampek sana bingung mo cari parkiran,  akhinya parkir di jln blauran. Karena filmnya start jam 20.40 wib jadi selesai nya sekitar jam 22.27 wib.  Nah abang parkirnya nggak mau klo sampek jam 10 malem lebih akhirnya sama abang parkir di suruh parkir di depan rumah makan padang yg buka 24 jam.  Stelah di cari rumah makan padang yg di maksud nggak ada,  mungkin maksud abangnya bukan warung padang kali yak.

Selese parkir kita langsung cari lift buat naik ke atas.  Oke,  ktemu,  liftnya deket sama chatime.  Di lift kan sudah ada petunjuknya, kita ikutin petunjuk klo CGV ada di L9. Naiklah kita di L9. Dan kita menemukan lobi hotel. Merasa salah akhirnya turun lift satu lantai.  Nggak nemuin apa apa kecuali parkiran. Trus naik lagi ke L9, ke lobi hotel lagi.  Trus dsana nggak ada customer servicenya.  Kita bingung, dan kita akhirnya muterin tu hotel, btw view dr hotelnya bagus lhoo. Recommended lho view hotelnya. Kita udah muterin tu hotel dan nggak nemu apa apa.  Akhirnya kita turun lagi pake lift dan mencari satpam buat tanya CGV dmn. Ya elah ternyata CGV nun jauh dsana,  kita di arah in naik pake eskalator ke lt atas. Lah knapa petunjuk lift yg menuju hotel nggak di buang aja sih,  bikin sesat.

Okkey, kita sampe CGV dan sepi banget,  apa karena hr itu hari weekday makane sepi.  Desain CGV nya sama aja kayak CGV yg lain.  Bagus kok,  trus luas.  Langsung cus beli tiket, mbak nya yg kasir yg bertele tele pake nawarin minum dll,  sampek sebel kita.  Dibilangin enggak beli ya enggak,  hadeuhh.  Akhirnya tiket seharga 30 ribu rupiah di tangan juga.  Masuk bioskop sepi banget,  serasa bioskop sndiri,  yg nonton bisa diitung pake jari.  Trus kebanyakan keluarga bawa ank kecil gt. Hahaha

Jadi intinya klo mo nonton murah n sepi,  ya udah ke sini aja. Jangan sampek salah naik lift.  Klo nggak tau mending nanya.  Sekian….

 

Budget Backpack Bali 2 hari 1 malam

Setelah browsing,  tanya tanya ke teman bagaimana dan berapa budget ke bali akhirnya kita memutuskan berangkat tgl 10 -13 juli 2018. Sebelumnya kita ajukan libur di tgl tersebut supaya lancar agenda liburan kita.  Kita kerja di pusat perbelanjaan dan belum dapat cuti tahunan,  alhasil kita cuma bisa libur dua hari tgl 11 & 12 juli aja. Kita liburan cuma berdua.  Kenalan dulu yah,  nama ku Ririn dan teman backpack ku Fani.  Kita rekan kerja di kota Surabaya.

Perjalanan ke bali kita via darat dan laut. Hal pertama yg kita lakukan adalah booking tiket kereta jauh jauh hari,  karena tiket kereta ini rawan habis.  Kita pesan tiket kereta 1 bulan sebelum keberangkatan.  Dengan keberangkatan dari stasiun gubeng baru surabaya menuju stasiun paling ujung pulau jawa banyuwangi baru.  Kereta berangkat pukul 22.00 wib dan sampai di banyuwangi baru pukul 04.16 WIB.  Kita naik kereta mutiara timur dengan kelas bisnis 1. Karena tidak ada kereta ekonomi yang berangkat di jam yg kita inginkan. Kita pesan tiket PP by aplikasi online dengan total harga tiket Rp 215.000 per orang.

Sehari sebelum keberangkatan,  kita packing barang pribadi masing masing seperti baju ganti, alat mandi,  alat sholat,  alat make up, obat obatan, tongsis, hp,  charger,  power bank, dompet, air minum dan jajan. Semua terpacking dalam tas kapasitas 22 liter.  Jangan lupa bawa jaket ya.

Satu jam sebelum keberangkatan aq ke stasiun gubeng dengan ojek online bayar 10 K. Lalu print boarding pas sambil menunggu keberangkatan kereta.  Setengah jam sebelum jadwal keberangkatan kereta kita di perbolehkan masuk peron stasiun dengan menunjukkan tiket dan KTP atau kartu identitas yg lain.  Akhirnya tiba kereta kita, dan cari tempat duduk yg sesui dengan yg tertera di boarding pass. Perjalanan selama lebih dari 6 jam siap dimulai 😂. Selama di perjalanan kereta kita cuma tidur dan main hp aja.

IMG20180711041801 Stasiun banyuwangi baru

Akhirnya pukul 04.16 WIB kita sampai di stasiun banyuwangi baru.  Kita ke mushola stasiun buat sholat subuh. Setelah sholat kita mencari jalan ke pelabuhan penyebrangan ketapang dengan bantuan maps.  Mungkin jaraknya cuma 200 meter,  deket banget pokok.  Sebelum ke pelabuhan kita beli sarapan di warung sekitar stasiun dengan harga 10 K.  Di pelabuhan hati hati ya banyak calo yg nawarin ini itu.  Kalian ikuti aja tanda untuk pejalan kaki,  lalu akan sampai di loket pembelian tiket.  Sebelumnya kalian akan di suruh isi data manifes penumpang,  kemudian di serahkan ke petugas tiket dan membayar 6.5 K.  Pelabuhan buka selama 24 jam. Setelah memiliki tiket dan kartu penyebrangan, kita di persilahkan menunggu kapal,  nggak lama kok kapalnya.  Sebelum masuk kapal kita menyerahkan tiket dan kartu kita.  Oh iya kartu yg di kasih td fungsinya buat buka pintu otomatis. Nanti ada petugas yg membantu kok.

IMG20180711051453 Antri tiket

Akhirnya kita memasuki kapal feri,  klo di kapal terserah mo duduk dimana.  Karena anginnya kenceng banget dan aku suka mabuk laut jadi aq di dalam sambil tiduran, sementara si fani ada di lantai paling atas.  Pemandangannya yahut coy. .. Coz masih ada bekas bekas sun rise nya…. Kalian akan melakukan perjalanan kurang lebih selama 1 jam munuju pelabuhan gilimanuk.  Nikmati aja guys…n liatin jam di hp kalian ya,  bakal jadi aneh.. . Wkwkwk…  Pantengi terus pokok,  sering sering cek. .. Nanti juga tau.. . 😁

IMG20180711051911 Pelabuhan

Setelah sampai di pelabuhan gilimanuk,  kalian udah di sambut para calo  😭😭😭. Mending kalian diem aja dan macak budek klo ada calo biar nggak kena calo.  Ditanya apapun diem aja.  Klo mo tanya apa apa mending ke polisi atau petugas dsana.  Turun dr kapal ikutin petunjuk tanda keluar,  siapkan KTP ato identitas lainnya buat jaga jaga klo di periksa.  Keluar dr pelabuhan jalan lurus dikit trus tengok kiri,  kalian akan liat patung Dewa Siwa dan ada gerbang terminal gilimanuk.  Aq saranin kalian nggak usah masuk terminal deh,  repot klo kena calo bikin males,  kalian lurus aja ke arah pintu keluar bis.  Nunggu bis disitu.

Kita akan melakukan perjalanan ke terminal ubung denpasar dengan bis mini dr terminal gilimanuk.  Perjalanan paling cepet 3 jam,  tp klo macet ya bisa sampek 6 jam.. . Hahahah.  Tiket aq kmaren 50 K.  Aq gak tau harga aslinya,  aq ikhlasin kok soale kasian bapak sopirnya sepi gt kayak e terminal.  Selama perjalan ada pemandangannya kok,  hutan,  sawah,  pantai,  perumahan…  Lengkap lah. .. Dr sini aku tau klo kota kota di  bali sama aja kayak kota lain di indo…  😂. Di perjalanan kita di guyur hujan,  bapak kondektur bolak balik membetulkan atap bis yg di biarkan terbuka sebagian karena hujan kemudian reda,  beberapa saat hujan lagi.  Suasana di bus sama kayak bis lainnya yg panas dan sempit,  karena satu satunya sumber angin ada di jendela dan akan di tutup ketika hujan.

IMG20180711120920 Terminal ubung denpasar

Akhirnya kita sampai di terminal ubung denpasar,  terminal ini kecil di luar ekspektasiku,  kirain terminalnya akan segedhe terminal di surabaya  😂. Kita mau naik gojek menuju ke kuta bali.  Sebelum e kita keluar stasiun dulu buat pesen gojek.  Setelah jalan agak jauh kita pesen gojek menuju ke monumen bom bali, ongkosnya 20 K.  Kenapa menuju monumen bom bali karena penginapan yg kita booking check in nya jam 2 sore.  Akhirnya kita jalan jalan dulu di sepanjang jalan legian dan foto foto di monumen bom bali. Banyak souvenir shop,  baju,  makanan dan pub.  Klo siang pub nya belum buka,  ntar agak sorean 😂. Tp kita cuma berhenti di indomart dan beli frozz 6K. Monumen bom bali berdempetan sama indomart point. Karena kebodohan kita kita muter muter di jalan legian buat nyari monumen pdhal ada di sebelahnya 😩

IMG-20180712-WA0039 Monumen bom bali di jl legian

Udah jam dua akhirnya kita menuju penginapan yg udah kita pesan by aplikasi online di jalan beneyasa dengan harga 118 K untuk kamar double bed.  Jadi per orangnya kena 59 K.  Penginapan kita berjarak 10 menit dari jl legian dan 10 menit dari pantai kuta.

Sampai di penginapan,  kita langsung check in dan tidooorrr…  Capek euy… Ada kolam renang nya klo kalian mo berenang, pub sederhana yg jual minuman dan makanan.  Penginapan ini sesuai sama harganya lah.  Biasa aja.  Kalian juga bisa dapet penginapan yg lebih murah kok di sekitar sini.  Rajin brows aja.

Karena lapar,  akhirnya kita bergerak dr tempat tidur.  Mandi dan mulai jalan mencari makanan.  Kita jalan ke arah pantai kuta sambil lihat pantai di sore hari.  Karena resto resto disana lumayan mahal akhirnya kita putuskan untuk makan di McD.  Makan hot spicy chikend dan sambal matah, FIY sambal matahnya McD sambal matah gagal, beda gambar,  beda foto,  beda rasa,  not recommended lah klo aq.  Sama ada minuman kedondong fizz yg rasa e lebih mendekati kedondong yg udah terlalu mateng mendekati mo busuk.  Sorry McD for my opinion.  Kita makan di McD habis 40 K per orang.

IMG20180711183820 Pantai kuta di sore hari

Setelah kenyang makan,  kita jalan jalan di Beachwalk bali, kayak mall gt,  keren dan nggak tinggi kayak mall di sby,  cuma ada 4 lt termasuk basemen.  Konsepnya keren, di isi sama store branded like stradi,  h&m, zara, pull n bear dkk.  Yg paling aku suka ada store namanya candyland…  Pokok e itu isi e permen warna warni very colorfull. Akhirnya kita ke hypermart nya beli tik tak n buah potong total 31 K

IMG20180711202834 Penampakan dalam candyland store

Akhirnya kita memutuskan kembali ke jalan legian,  karena jalan legian klo malam lebih rame dan lebih hidup.  FIY selama kita jalan di sana,  kita selalu di salam in “assalamualaikum”, apaain sih norak menurut ku,  itu malah bikin kita berasa org asing n aneh.  Klo di indo klo ndak kenal ato ndak di daerah yg muslim (mesjid/ pengajian)  banget mending gak usah salam salam gt deh,  bukanne gak baik tp kesannya tambah aneh.  Di jawab salah,  nggak di jawab tambah salah. FIY secara jl legian itu banyak pub dan diskotik n mungkin ada beberapa yg masih trauma kejadian bom bom oknum yg nggak bertanggung jawab, mungkin agak aneh klo liat yg berhijab hijab gt. .. Hehehe.  Mending klo mo nyapa ya ucapin halo,  selamat malam,  hi,  gt gt aja… 😂

IMG20180711213010 Jl legian malam hari

Kita di jl legian berburu souvenir,  ada tmn yg nitip minta beliin dream catcher yg ternyata dream catcher di impor dari jawa, yg bikin org medura,  ya elah ngapain aku balikin ke jawa lagi… Beli souvenir dream catcher habis 21 K dapet 3 biji, sama gantungan kunci gajah 30 K dapet 4 biji.

IMG-20180712-WA0016 Gantungan kunci

Setelah belanja kita balik ke penginapan buat istirahat. Pagi harinya niat mo lait sun rise tp ternyata hujan deras mengguyur kuta. Dorongan rasa lapar juga yg me. Buat kita bangun dan bergerak mencari makan,  kita jalan lagi ke pantai kuta dan mendapati circle K dan beli ramen instant harga 25 K serta air minum 3 K.

Setelah jl muter muter udah jam 10.00 WITA aja. .. Kita putus in balik ke penginapan buat mandi,  packing dan checkout dr penginapan. Kita checkout tepat pukul 12.00 WITA.  Kita jalan menuju jl legian dan pesan ojek online menuju ke terminal ubung rp 20K. Dr terminal ubung ke terminal gilimanuk  by bus 50 K.  Karena lapar kita cari makan dulu setelah turun dari bus,  makan ayam betutu yg pedes itu serta pelengkapnya sambah matah,  sambel terasi,  kulupan,  kacang dan es teh super manis dengan harga 30K. Yg paling menarik aq nggak tau itu kulupan sayur apa,  kayak bayem tp bukan,  rasa e bukan kayak bayem.  Entahbitu sayur apa.  Mohon pencerahannya. Trus kita jalan ke pelabuhan, pas lagi asyik asyik jalan dan foto foto sekitar pelabuhan, tetiba pak polisi manggil kita.  Aq pikir kita melakukan kesalahan ato ngelanggar peraturan. Eh ternyata kita di suruh baca kalimat yg isinya mendukung polri untum memberantas hoax menjelang pilkada gubernur bali.  Trus kita di video in…  Duhh bikin spot jantung, pdahal kita juga bukan warga bali…. Setelah syuting video kocak sama bapak polisi kita putus in ke patung dewa siwa,  muter muter taman e ternyata ada tempat wisata hiden yg belum aq tau.  Ternyata di balik patung dewa siwa itu ada semacam daerah perairan pantai dan ditengah tengahnya ada daratannya,  disana juga ada perahu wisatanya juga.  Aq nggak tau nama tempat ini. Mungkin bagi yg baca blog geje ini bisa kasih tau apa nama e.

IMG20180712161448 Tempat wisata di belakang patung Dewa Siwa

Lanjut ke pelabuhan lagi yak,  seperti biasa kita isi data manifes penumpang,  bayar tiket dan finally naik kapal feri lagi.  Sekarang aq naik di dek kapal paling atas coy.  Seberangan sama ruang kapten kapal mengemudikan kapal.  Pake jaket ya guys,  anginnya kenceng banget.  Dingin.  Pelabukan ketapang terlihat indah di malam hari.  Keren.  Sesampainya tiba di pelabuhan ketapang kita ke indomaret lagi buat beli minum dan jajan,  abis 17K. Karena kita sampek di pelabukan jam 6 sore sedangkan kereta kita jam 10 malem.  Kita gabut selama ber jam jam. Mondar mandir gak karuan n gak da tempat wisata terdekat.

IMG-20180712-WA0055

Skip skip skip.. . Kita sudah di stasiun nunggu kereta menuju stasiun gubeng baru surabaya.  Dan sampailah aq di stasiun gubeng surabaya di jam 4.15 pagi.  Pesen gojek lagi buat balik ke kos 10 K.  FIY klo mo naik gojek dr gubeng,  kalian keluar stasiun kearah masjid ya,  disana para driver mangkal.  Deket kok.

Okkay sekarang kita totalan budget ya, jadi selama liburan ke bali yg cuma 2 hr 1 malam itu aku habis biaya 625 K. Lumayan gedhe ya…  Kayak nggak backpacker,  klo bawa banyak temen mungkin lebih sedikit biayanya.  Tp yg penting seneng kan. Lain kali aq tertarik buat ke Bali lagi.  Aq mo naik bis kura kura yg nganterin kita tour selama seharian di Bali,  nginep di jl patimura dan beli makan disana.  Lebih murah…  Hahaha … Dan semoga semakin banyak tempat yg bisa aku kunjungi setelah ini. Amiinnn

Thanks ya. .  Bye bye

Rute transportasi angkutan umum ke musium angkut batu malang.

 

Musium angkut merupakan salah satu tempat wisata yang worth banget buat kalian kunjungi. Musium angkut punya banyak banget spot selfi yang ga ada di tempat lain. Nggak Cuma sekedar bisa foto foto dan selfi. Kalian jubisa belajar banyak hal tentang transportasi. Mulai yang sederhana sampai yang tercanggih sekalipun.

IMG-20170723-WA0006

musium angkut batu malang

 

Disana banyak dipamerkan kendaraan antik dari berbagai masa dan negara. Buat kalian pecinta mobil antik, sepeda antik dan kendaraan antik lainnya, mengunjungi musium ini nggak akan ada ruginya. Wisata ke musium angkut cocok banget buat semua kalangan, kalian bisa berdua aja sama pasangan, keluarga, teman sekolah maupun teman kerja.

 

IMG-20170723-WA0008

Musium Angkut Batu

 

Nah, sekarang kita bahas rute kendaraan umum buat sampai kesananya. Buat kalian yang ga punya kendaraan sendiri atau sedang dalam kondisi kurang fit, maka kendaraan umum bisa dijadikan alternatif. Harga yang terhitung ekonomis juga cocok buat kalian yang backpackeran.

Karena aku dari surabaya, aq bahas rute start surabaya, tapi rute ini berlaku sama jika meeting pointnya stasiun malang.  Rute ini aq tulis berdasarkan pengalaman pribadi yang mungkin bisa sedikit membantu kalian sebagai referensi dan perbandingan.

Dari surabaya aq naik kereta api lokal menuju stasiun malang kota. Kalau dari stasiun wonokromo surabaya tiketnya 12.000 rupiah. Waktu tempuhnya sekitar 2.5 jam karena kereta api lokal banyak berhenti di stasiun stasiun lokal. Bila belum pernah bepergian dengan kereta selalu mintalah bantuan kepada petugas stasiun apabila menemui kesulitan. Sebaiknya beli tiket sehari sebelumnya untuk menghindari kehabisan kursi apalagi bila kalian hendak bepergian ketika weekend. Loket tiket KA lokal di stasiun wonokromo surabaya dibuka pada pukul 09.00 WIB dan untuk pengambilan kartu antrian dimulai pukul 08.00 WIB.

Kami membeli tiket pulang pergi untuk menghindari kehabisan tiket bila beli di stasiun malang. Untuk kereta dan jadwal kalian bisa pilih, silahkan baca pengumuman atau tanya kepada petugas ya.

Kereta kami berangkat pada sabtu pagi tgl 22 juli 2017 pukul 4.35 WIB dari stasiun wonkromo surabaya. Tapi kereta ternyata mengalami keterlambatan sehingga pukul 4. 50 WIB kami baru berangkat. Pada pukul 7.30 kami sampai di stasiun malang. Kalau kalian tidak membawa bekal dan perut terasa lapar, ada banyak warung makanan di sekitar stasiun. Kemudian kami melanjutkan perjalanan menggunakan angkutan kota/lyn. Lyn di kota malang warnanya biru semua, jadi satu satunya tanda pengenal adalah tulisan di badan angkotnya. Kalian harus menyebrang dan naik lyn GL menuju terminal Ladungsari, ongkosnya 5000 rupiah. Kalau kalian bingung tanya ya guys, tapi hati hati kena tipu. Perjalanannya sekitar 20 menit. Setelah sampai di terminal Ladungsari kita melanjutkan perjalanan dengan nagkut warna kuning agak kehijauan jurusan terminal batu. Kalau kalian bisa pake lyn warna ungu juga guys. Ongkosnya sama 5000 rupiah. Tapi kita pake yang warna kuning karena mau berhenti di rumah teman buat istirahat, silaturahmi dan makan gratis. Hahaha … ini ilmu yang kudu dimiliki backpacker ya, buat berhemat sebaiknya kalian hubungi saudara, teman atau kenalan, klo nggak dapet makanan seenggaknya ada tempat buat istirahat.

Setelah mengisi perut dan istirahat secukupnya kita lanjutkan perjalanan menggunakan angkut kuning yang sama menuju terminal batu. Sampai di terminal batu, kita melanjutkan perjalanan dengan lyn warna orange, selalu tanya juga ya guys apakah lynnya lewat musium angkut apa tidak. Jarak terminal batu ke musium angkut cukup dekat guys, nggak sampe 15 menit kok. Kita bakal langsung turun di depan musium angkut. Ongkosnya cuma 3000 rupiah.

Musium angkut dibuka pada pukul 12.00 WIB sampai 20.00 WIB. Loket tiket ditutup pukul 19.00 WIB. Harga tiket untuk weekend sabtu minggu 100.000 rupiah, untuk tiket weekdays senin-jumat 70.000 rupiah. Membawa kamera selain handphone tambah 30.000 rupiah. Dilarang membawa makanan dan minuman kedalam musium, jadi makanan dan minuman kalian bisa dititipkan di loker penitipan. Setelah mendapatkan tiket, kalian bisa berkeliling musium sepuasnya, ada jalur pemandu rute dan customer service yang banyak membantu, terutama bantuan ngefotoin kita.

Didalam musium juga terdapat kedai, toko accesories, dan studio foto menggunakan kostum ala nona nona eropa, tapi bayar ya guys buat sewa bajunya. Ada juga simulator menjadi pilot pesawat dengan membayar 200.000 rupiah. Kalo yang bayar bayar gini kita nggak seneng guys, jadi cukup dipuaskan foto foto selfi aja ya.

Owh iya, perlu diingat, lyn disana berakhir beroperasi jam 5 sore guys, jadi perhitungkan gimana kalian pulangnya ya. Lyn arah pulang sama ya guys. Lynnya PP soale. Sekian info dari saya. Klo kurang kalian bisa tambahin sendiri ya guys, bisa brosing brosing dan tanya tanya dari berbagai sumber.

7 persiapan yang wajib kamu lakukan agar pendakian mu Sampai di puncak

 

Mendaki bukan hal yang mudah, selalu butuh persiapan. Pendaki profesionalpun pasti butuh persiapan sebelum ia mendaki.

Tentu kamu sudah banyak mendengar banyak kecelakaan saat mendaki gunung, entah itu hanya luka kecil, luka berat sampai pada kehilangan nyawa seseorang. Untuk seorang yang amatir dalam mendaki perhatikan persiapan dibawah ini untuk menghindari hal yang tak diinginkan saat mendaki gunung:

  1. Persipan fisik

Sebelum memulai pendakian gunung, persipan fisik merupakan aspek penting yang wajib kamu lakukan. Lakukan persiapan fisik rutin selama 2 minggu sebelum keberangkatan untuk pendakian. Lakukan latihan fisik secara disiplin setiap hari dengan berlari atau berjalan cepat selama setidaknya 45 menit- 1 jam.

  1. Persiapan logistik

Rencanakan logistik yang akan kamu bawa. Perhitungkan berapa lama kamu akan melakukan pendakian. Perhitungkan juga berat beban yang sanggup kamu bawa. Untuk pendakian solo tentu kamu harus membawa seluruh logistik sendirian, kalau grup tentu beban akan dibagi dalam grup. Kalau kamu punya uang lebih dan menginginkan pendakian yang ga mau capek n ribet, lebih baik sewa tour guide n potter.

  1. Persiapan P3K

Persiapan P3K selalu penting dalam setiap perjalanan, bukan hanya untuk pendaki gunung. Kuasai diri kamu sendiri, yang tahu kebutuhan tubuhmu adalah diri kamu sendiri. Dengan meliahta riwayat penyakit yang kmu punya, perkirakan obat yang harus kamu bawa. Jangan lupa membawa obat-obat yang umum dipakai, jangan berharap sakit digunung karena pasti akan merusak suasana pendakianmu.

  1. Persiapan konsumsi

Banyak pendaki yang mengalami masalah kekurangan konsumsi saat pendakian. Sebenanrnya hal ini tidak boleh terjadi karena banyak sumber makanan di alam, tetapi karena faktor ketidaktahuan dan persiapan yang kurang matang akhirnya berakhir dengan buruk. Persiapan konsumsi juga berkaitan dengan berapa lama kalian akan melakukan perjalanan. Konsumsi disini terkait juga dengan ketersediaan air minum. Ingat, dehidrasi di pendakian bisa berakibat fatal dan berakhir dengan kehilangan nyawa. Pastikan kalian memiliki rencana untuk konsumsi dan ketersediaan air minum.

  1. Persipan transportasi

Untuk beberapa gunung yang sudah di komersilkan sebagai tempat wisata memang tak perlu bingung mengurus transportasi. Biasanya banyak kendaraan umum dan sewa yang angat mudah untuk ditemukan dan siap untuk mengantar sampai pos perijinan. Tetapi untuk gunung yang belum dikomersilkan sebagi tempat wisata kalian juga harus memikirkan transportasi, bukan hanya saat berangkat tapi juga ketika usdah turun gunung. Dengan jalur transportasi yang sudah terencana, ketika terjadi hal yang tak diinginkan, misalnya kecelakaan atau jatuh sakit, penanganannya akan lebih cepat.

  1. Persiapan dokumentasi dan komunikasi

Dokumentasi merupakan hal yang penting buat kamu. Sebagai pengingat akan masa lalu. Umumnya baterai kamera, handphone maupun alat dokumentasi lainnya kan cepat habis di suhu udara dingin. Pastika baterai kamera dan HP terisi secara penuh ketika berangkat. Bawalah baterai cadangan apabila baterai kalian habis saat perjalanan. Sangat penting buat kamu tetap menjaga baterai HP terisi selama pendakian, jangan sampai kamu tidak punya alat komunikasi apapun, jika terjadi sesuatu kamu masih bisa mengubungi seseorang.

  1. Persiapkan mental

Mungkin kamu sudah mempersiapkan berbagai persiapan lainnya secara matang, tapi tanpa persiapan yang satu ini, persiapan yang telah kamu lakukan hanyalah sia sia. Banyak pendaki tersesat atau kecelakaan yang akhirnya berakhir dengan tragis karena mental mereka sudah rusak. Panik, menyerah pada keadaaan dan akhirnya pasrah. Banyak pendaki yang secara fisik sehat dan kuat tetapi tak mampu mencapai puncak karena mental yang sudah kalah. Yang semula mengidam idamkan puncak harus puas hanya di setengan perjalanan. persiapkan mental kamu sebelum mendaki dan pastikan kamu menggapai puncaknya.